Makam Imam Syafi’i di Cairo Mesir

Assalamualaikum!

Setelah melewati penerbangan jakarta oman cairo 15jam, alhamdulillah akhirnya sampe di bandara internasional cairo mesir di jam 1 pagi waktu mesir. Bandaranya udah cukup modern dan alhamdulillah imigrasinya ga lama dibantu sama local guide kita, setelah turun sebelum imigrasi kita ketemu sm local guide dan dibelikan visa on arrival yang kita tempel sendiri dipasspor.

Keluar dari bandara sekitar jam 2 kita langsung menuju hotel yang letaknya menghadap sungai nile.

Grand nile tower

Masuk ke hotel dengan ekspektasi lobby ber heater untuk menghangatkan diri dari udara luar yang mencapai 11derajat tanpa maatahari. Namun apadaya ternyata ga ada heater sama sekali :’)

Setelah dapet kunci kamar jam set4 masuk dengan ekspektasi dikamar ada heater dan sekali lagi saya dikecewakan oleh ekspektasi yang ternyata adanya ac. Jadilah bersih bersih, siap siap untuk baju besok paginya karna jam set6 harus bangun lagi. Tidur kira kira 1 jam, salat subuh, sarapan, dan masuk ke bus sekitar jam 7.15 untuk city tour cairo

KOTA CAIRO ?!?!

Pertama kali yang terlintas di otak saat melihat sudut sudut kota cairo inj adalah:

Astagfirullah kacau bgt ni kota

Kotanya bisa dibilang wow kumuh, berasa lagi di slum area jakarta. Bangunannya ga jelas berantakan dan banyak yang hancur dan setengah jadi, kotanya kotor hampir di setiap sudutnya.

Destinasi pertama kita dicairo adalah mengunjungi makam imam syafii yamg terletak dekat pasar syayidah aisyah, lokasi yang benar benar kumuh. Mobil parkir sembarangan, pedagang kaki lima betebaran, kioskios yang kotor, dan orang orang beraktifotas memadati jalanan. Setelah melewati pasar kita melewati komplek pemakaman warga mesir yang mana mereka tidak menggunakan sistim kubur tanah melainkan mrmbangun 1 rumah untuk makam keluarga yang mayatnya hanya diletakan tidak dikuburkan.

MAKAM IMAM SYAFI’I

Makam imam syafii terletak di daerah yang sangat menyedihkan mengingat ini makam seorang imam besar. Yang berjasa bagi perkembangan pengetahuam terutama bagi agama islam. Bus nerhenti dan kits jalan menuju lokasi makam, kami langsung disambut oleh peminta sedekah. Bagi yang mau beramal boleh menyiapkan uang kecil untuk bersedekah, namun tidak ada paksaan.

Saat kita datang gedung makamnya sedang di renovasi sampai bulan maret agar dapat dikunjungi wisatawan, akhirnya kits berkumpul dimasjid imam syafi i untuk mendengar cerita bagaimana islam dapat masuk mesir dan cerita mengenai imam syafii beserta jasanya.

Kondisi masjidnya pun cukup memprihatinkan, sangat tidak mencerminkan bahwa ini merupakan masjid yang dibangun untuk menghormati serta mengenang seorang imam besar.

Selesai kita mendengarkan cerita mengenai imam syafi’i, saat keluar akan ada penjaga mesjid yang akan meminta sedekah, sekali lagi sebaiknya siapkan uang kecil. Apabila hanya akan ke cairo satu dua hari tidak perlu menukarkan uang cairo, siapkan saja pecahan dollar karna mereka menerima dollar baik untuk sedekah, belanja, bahkan ke toilet.

Destinasi selanjutnya kita akan mengunjungi masjid dari universitas tertua di dunia, masjid Al azhar. Dan yang agak bikin deg degan adalah ternyata malam waktu kita sampai di cairo, di masjid alazhar ada rusuh teroris yang kabur dan belum tertangkap. Nah buat artikel tentang masjid al azhar ini aku share di sini ya!

Masjid al azhar cairo mesir

CHEERS!

salsasabila

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *